Terpisah di Antara Tanaman

Perjodohan Ala Islam (2)

Terpisah di Antara Tanaman

- detikNews
Senin, 21 Apr 2008 11:11 WIB
Terpisah di Antara Tanaman
Jakarta - Pagi itu rumah di Jalan Sawo, Perumahan Permata Regency, Tangerang, kedatangan tamu. Setelah turun dari tiga buah mobil, para tamu satu per satu kemudian memasuki rumah keluarga Andi Rahmat. Rombongan yang berasal dari Garut, Jawa Barat itu merupakan perwakilan dari keluarga besar Asep Kumala. Mereka datang untuk melakukan ta'aruf (perkenalan).

Andri, putra Asep Kumala, datang beserta keluarga untuk berta'aruf untuk alias mengenal lebih dekat sosok Rina, anak ke tiga dari keluarga Andi Rahmat. Ta'aruf merupakan salah satu cara untuk bisa menentukan langkah selanjutnya yaitu khitbah (Lamaran) dan walimahan (Pernikahan).

Acara ta'aruf ini sengaja dilakukan karena antara Andri dan Rina sama-sama tidak saling mengenal. Sebab Rina mengetahui nama Andri hanya berdasarkan informasi dari seorang teman ngajinya, yakni Rosdiana. Sang teman ini sebelumnya mengatakan kepada Rina kalau ada seorang ikhwan bernama Andri yang sedang mencari isteri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah memberikan foto dan data mengenai Andri akhirnya Rina bersedia untuk melakukan Ta'aruf. Itupun setelah ia melakukan shalat Istikharah untuk meminta petunjuk kepada Allah, mengenai calon jodohnya ini.

Acara perkenalan yang dilakukan pada akhir 2007 tersebut berlangsung sederhana. Uniknya para hadirin yang menyaksikan acara tersebut duduk terpisah antara tamu pria dan wanita, seperti dalam ibadah shalat. Hanya saja satir (pembatas) untuk pria dan wanita dalam acara perkenalan itu hanya berupa rangkaian tanam-tanaman yang ditata apik dan indah.

Setelah semua tamu dan tuan rumah duduk pada tempatnya masing-masing, akhirnya acara dibuka oleh pihak keluarga Andi Rahmat. Setelah itu wakil dari keluarga Asep Kumala menjelaskan maksud dan tujuannya datang ke rumah keluarga Andi Rahmat. Berikutnya acara tanya- jawab dimulai.

Pihak keluarga Rina menanyakan tentang profil, tanggung jawab, baik dari sisi materiil, ketaatan agama dan keseriusan dari Andri untuk menikah dengan Rina. Selain bertanya, keluarga juga menjelaskan secara garis besar sosok Rina. Sedangkan keluarga Andri menjawabnya secara gamblang apa-apa yang ditanyakan keluarga Rina.

Pertemuan formil antar dua keluarga tersebut berlangsung selama 80 menit. Setelah acara perkenalan berakhir, kedua belah pihak setuju untuk melanjutkan pertemuan berikutnya dua minggu kemudian. Pertemuan tersebut merupakan sebuah jawaban dari kesediaan Rina untuk menjadi isteri Andri. Waktu dua minggu itu digunakan oleh Rina untuk beristikharah, meminta petunjuk dari Allah perihal pria yang akan meminangnya itu.

"Setelah melakukan shalat istikharah dan mendapatkan petunjuk dari Allah SWT baru saya bersedia menjadi isterinya, petunjuk-Nya itu bisa lewat mimpi atau jalan prosesnya dari taaruf sampai walimahan dimudahkan oleh Allah, " kata Rina kepada detikcom.

Taaruf Rina dan Andri, menjadi contoh kisah Hidayat dan Diana bukan satu-satunya contoh perjodohan ala Islam. Perjodohan seperti ini memang sering dipilih oleh sebagian umat Islam.

Kini Andri dan Rina sudah resmi menikah dan telah menjadi suami Isteri. Menurut Andri, dirinya merasa bahagia sekali bisa menikah dengan Rina. Pasalnya jika pernikahan ini diibaratkan seperti membeli buku, buku yang dibeli oleh Andri sangat terjamin baik dari isi maupun covernya karena belum terbuka segelnya dan belum tersentuh oleh pedagangnya.

Selain itu pasangan ini kerap dihampiri rasa rindu dan kangen jika tidak bertemu. Namun namanya berumah tangga jika ada riak-riak kecil yang mengganggu jalannya perahu disikapi oleh mereka dengan tenang dan senyum. Karena keduanya memutuskan menikah berdasarkan Al Quran dan Hadist.

"Yah namanya saja rumah tangga kalau tidak ada riak-riak yang mengganggu bukan hidup namanya. Kalau ada masalah biasanya kita diskusikan dan harus dengan kepala dingin. Biasanya kita berdiskusi untuk sebuah masalah pada tengah malam biar terasa khitmad," jelas Andri.

Andri yang membuka usaha membuat jaket kulit ini menambahkan, sampai saat ini tidak ada masalah yang tidak bisa diatasi oleh mereka berdua. Karena rasa cinta yang begitu besar dan tidak ada kesenjangan satu dengan yang lain merupakan salah satu resep untuk mendapatkan sebuah rumah tangga yang sakinah. (ron/ddg)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads