Tidak ada perhatian istimewa apa pun dari para pria yang kebagian duduk di kursi TransJakarta. Sementara masih ada beberapa Kartini yang bersusah payah bergelantungan karena padatnya penumpang yang berangkat kerja di pagi hari.
Suasana yang tidak kondusif untuk berdiri membuat lelaki yang dikenal sebagai pelindung wanita cuek tidak mempedulikan kaum hawa yang ada di depannya sambil berpegangan pada besi. Bahkan ada beberapa di antaranya menyambung tidur di kursi yang didudukinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Normal saja, Mas. Kalau kosong ya duduk. Paling seperti saran yang di gambar, wanita hamil dan lansia diutamakan," kata Aswan seorang penumpang TransJakarta kepada detikcom, Senin (21/4/2008).
Yang berbeda, hanya paramudia wanita yang asyik menyetir dengan seragam kebaya. Meski mengenakan pakaian ala Ibu Kartini, mereka tetap lincah dalam mengemudi.
"Sopirnya pakai kebaya. Sudah nggak heran karena tahun kemarin juga begini," ujar Susi, seorang penumpang TransJakarta lainnya.
(ana/fay)











































