Sebelumnya, Eka Putri (21) ditemukan tewas dengan kondisi terpotong-potong. Saat kasus Eka Putri belum terungkap, ditemukan lagi korban mayat terpotong yang mengambang di Kali Malang, Margahayu, Bekasi Timur. Mayat laki-laki itu belum diketahui identitasnya.
"Kami menduga itu tidak ada hubungannya. Sebab, mayat yang mengambang di Kali Malang terpotong karena membusuk. Jadi bukan karena korban dibunuh lalu dipotong-potong," ujar Kapolresto Bekasi, Kombes Pol Mas Guntur Laupe saat dihubungi detikcom, Senin (21/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait pembunuhan Eka Putri, kata Mas Guntur, polisi saat ini belum mendapatkan gambaran yang jelas tentang motif pembunuhan itu. "Motifnya masih bisa apa saja. Bisa juga dendam. Penyelidikan kami masih sangat lebar," ujar Mas Guntur.
Saat ini, kata Mas Guntur, polisi telah memeriksa sekitar 20 orang saksi.
Tubuh Eka Putri ditemukan terpotong-potong di Jalan Sersan Aswan, Margahayu, Bekasi Timur, pada Kamis 17 April 2008 lalu. Ada dugaan Eka dihabisi karena menolak cinta seorang pria.
(mar/nrl)











































