"Situs kepahlawanan tidak apa-apa dipelihara, asal jangan menjadi tempat mistis," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring usai peluncuran buku platform PKS, Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (20/4/2008).
Menurut Tifatul, bangsa yang baik adalah bangsa yang menghormati jasa-jasa para pahlawanannya, termasuk menyelamatkan situs-situs bersejarah. Tapi dia meminta hendaknya upaya menghormati para pahlawan tidak berubah menjadi pengkultusan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tifatul tidak mempermasalahkan teknis pengambilalihan rumah kelahiran Bung Karno. Pemerintah bisa membeli rumah itu atau pihak keluarga menyerahkan secara sukarela. "Kalau sukarela diserahkan, itu lebih baik. Asalkan kemudian dipelihara oleh pemerintah," pungkas dia. (mly/djo)











































