"Pak Amin itu ditangkap di basement ketika keluar lift menuju tempat parkir," kata Efielian dalam jumpa pers di RM Sari Bundo, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (20/4/2008).
Arya, pria yang naksir Efielian, juga menguatkan pengakuan tersebut. "Saya kaget saat kejadian itu. Saat itu Pak Amin jalan dulu di depan, saya ngikut di belakang. Ketika keluar lift, mau menuju parkir basement, ada orang menghampirinya dan ternyata itu orang KPK," jelas Arya dalam jumpa pers itu.
Pada kesempatan itu, Arya juga menjelaskan kehadirannya bersama Efielian di Hotel Ritz Carlton saat penangkapan Al Amin terjadi. "Saya bawa teman saya Efil, untuk dikenalkan ke Pak Amin, ini lho calon saya, meski pada waktu itu masih dalam tahap penjajakan," ungkap dia.
Arya mengaku tidak melihat adanya transaksi yang dilakukan Amin di hotel tersebut. "Saya di dalam (kafe), hanya dengar hingar-bingar. Saya lihat sendiri Al Amin tidak ada transaksi ataupun pembicaraan apa pun selain dengan saya," ujar Arya.
Menurut Arya, Al Amin adalah kawan lamanya di KNPI. "Saya kenal (Al Amin sejak tahun 2004-2005, teman beroganisasi di KNPI," aku Arya. Saat berada satu meja bersama Al Amin dan Efielian, Arya mengaku hanya berbincang-bincang santai. (asy/djo)











































