Setitik Harapan di Balik Konflik PKB

Setitik Harapan di Balik Konflik PKB

- detikNews
Sabtu, 19 Apr 2008 22:43 WIB
Jakarta - Konflik PKB kian meruncing. Masing-masing pihak akan menyelenggarakan muktamarΒ  dan mengklaim kubu merekalah yang paling benar. Namun, di balik itu semua, ada setitik harapan untuk menyatukan kedua pihak yang sedang berseteru ini.

"MLB yang kita selenggarakan ini harusnya jangan melahirkan masalah baru. Harusnya justru melahirkan langkah-langkah konkrit, seperti kesiapan kita menghadapi 12 Mei (batas akhir melengkapi persyaratan parpol di KPU), dan menyiapkan pemenangan pemilu 2009," ujar Plt Ketua Umum PKB versi Gus Dur, Ali Masykur Musa.

Hal tersebut disampaikannya di kediamannya di Jl Damai Nomor 36, Condet, Jakarta Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apalagi, lanjut Ali Masykur, Muhaimin Iskandar masih tetap menganggap Gus Dur sebagai Ketua Dewan Syuro PKB. Sehingga, menurutnya, harusnya masalah PKB ini dapat bisa diatasi tanpa dengan adanya partai kembar, ataupun dobel kepengurusan.

Sebagai pengganti Muhaimin, Masykur sebenarnya juga merasa bukan sebagai Ketua Umum PKB. Ia hanya menyebutkan dirinya mengemban tugas yang seharusnya dipegang oleh ketua umum.

"Plt kan sebenarnya istilah anda. Kita juga sepakat Plt itu tidak diatur dalam AD/ART," kata pria berkacamata ini.

Sementara adik kandung Gus Dur, Lilik Chadizah Wahid ditempat terpisah mengatakan, dirinya malu dengan para konstituen PKB dengan makin meruncingnya permasalahan di PKB.

"Padahal mereka (konstituen) yang mati-matian membela PKB. Sedangkan kita, tidak ada apa-apanya. Istilahnya bukan malu lagi, tapi kita punya moral obligation kepada konstituen. Karena mereka selama ini diabaikan," ujar Lilik di Kantor PKB, Kalibata, Sabtu sore tadi.

Oleh karena itu, kata Lilik, apapun yang dihasilkan oleh MLB kedua kubu, tidak mengorbankan para konstituen yang selama ini mati-matian membela PKB. (anw/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads