Peristiwa ini terjadi di JL Kiai Mojo, Solo, pada Sabtu petang (19/4/2008). Saat itu truk pasir yang dikemudikan Suyono, nyelonong dan menabrak tiga sepeda motor. Saksi mata mengatakan truk melaju kencang seperti kehilangan kendali sehingga menabrak beberapa motor yang berjalan di depannya.
Setelah menabrak motor, Suyono masih juga belum mampu mengendalikan laju truk yang dikemudikannya. Truk baru berhenti setelah menabrak rumah milik Sunardi di pinggir Jl Kiai Mojo, Solo, tepatnya di daerah Semanggi. Bagian depan, terutama ruang tamu dan seluruh perabotan di ruangan itu hancur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu diantara pengendara motor yang diketahui bernama Aroni Fitrianto meninggal tak lama setelah kejadian karena luka yang dideritanya akibat tabrakan tersebut. Sedangkan para pengendara sepeda motor lainnya mengalami luka-luka ringan.
Suyono, pengemudi truk, hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan oleh polisi karena mengalami luka serius di bagian kaki dan kepala. Dia segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
Dugaan sementara, kecelakaan yang sempat memacetkan arus lalu-lintas di ruas Jalan Kiai Mojo, Solo, tersebut adalah karena rem truk tidak berfungsi. Dalam kondisi melaju kencang, rem truk blong sehingga tidak bisa dikendalikan (mbr/ndr)











































