"Pilkda itu ajang memilih figur, bukan partai, jadi tidak bisa menunjukkan kekuatan partai pada 2009 nanti," kata pengamat politik Maswadi Rauf kepada detikcom, Sabtu (19/4/2008).
Maswadi mengatakan, kekalahan di pilkada hanya akan mengurangi kebanggaan partai yang dipimpin Jusuf Kalla itu. "Golkar tidak bisa bangga lagi karena calonnya kalah," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perolehan suara Partai Golkar di dua pemilihan gubernur, yakni Jawa Barat dan Sumatra Utara kedodoran. Perolehan calon gubernur yang diusung Golkar dalam Pilkada Jabar, Danny Setiawan-Iwan R. Sulanjana terpuruk di urutan terakhir.
Nasib itu juga dialami pasangan Ali Umri-Maratua Simanjuntak dalam pilkada Sumatra Utara. (ken/ken)











































