"Ada sesuatu yang harus diklarifikasi. Hanya dengan itu air yang keruh bisa dijernihkan," kata pemerhati masalah internasional Hariyadi Wirawan kepada detikcom, Sabtu (19/4/2008).
Namun, kata Hariyadi, tak hanya Timor Leste yang harus melakukan klarifikasi. Indonesia pun, katanya, sebaiknya juga mengklarifikasi mengenai peristiwa yang sudah terjadi.
"Langkah presiden SBY sebenarnya sudah benar. Beliau meminta agar dugaan pelaku penembakan Horta dan Xanana melintasi batas wilayah Indonesia secara ilegal tidak dieksploitasi dulu. Ini untuk menghindari reaksi berlebihan dari masyarakat," kata Hariyadi.
Apakah Timor Leste perlu minta maaf? "Klarifikasi itu yang akan menentukan apakah Timor Leste salah atau tidak. Kalau memang mereka salah, Indonesia bisa minta mereka minta maaf," katanya.
Hariyadi mengatakan, saat ini pemerintah dua negara sedang membina hubungan baik. Jika persoalan ini tidak diselesaikan, usaha yang dilakukan dapat menjadi sia-sia.
"Kunjungan Xanana pekan depan tidak akan ditanggapi positif oleh masyarakat," ujarnya. (ken/ken)











































