RI Ingatkan Timor Leste Hati-hati Keluarkan Pernyataan

RI Ingatkan Timor Leste Hati-hati Keluarkan Pernyataan

- detikNews
Jumat, 18 Apr 2008 20:44 WIB
Jakarta - Pemerintah RI mengingatkan jajaran Pemerintah Timor Leste tidak lagi mengeluarkan pernyataan yang dapat menimbulkan salah paham pihak lain. Dikhawatirkan pernyataan itu akan mengganggu hubungan bilatelal dua negara.

"Saya berharap leadership di Timor Leste tidak mengeluarkan statemen yang bisa menimbulkan salah pengertian seolah RI terlibat. Statement demkian akan mengganggu  hubungan bilateral kita yang amat baik," kata Presiden SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (17/4/2008).

Peringatan SBY ini untuk menanggapi pernyataan Presiden Ramos Horta yang seolah menuduh RI terlibat dalam kasus penembakan duet pucuk pimpinan Timor Leste pada 11 Februari lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden SBY mengaku kaget dengan pernyataan Presiden Ramos Horta sehari yang lampau. Sebab tidak diumumkan di waktu yang tepat sesuai kesepakatan SBY-Horta dalam pembicaraan telepon 23 Maret 2008 bahwa masalah ini akan dibahas dalam kunjungan PM Xanana Gusmao ke Jakarta akhir bulan ini.

Tidak lama setelah terjadinya upaya pembunuhan itu, Presiden SBY memberi pernyataan resmi yang mengecam tindakan itu. Tindakan itu dinilai sangat berpotensi mengganggu demokrasi yang tengah dikembangkan di Timor Leste.

Menyusul kemudian RI menyatakan kesediaan memberi bantuan untuk upaya stabilitas keamanan Timor Leste sebagaimana permintaan PM Xanana Gusmao. Yakni bantuan alat transportasi mengangkut logistik dan material anti huru-hara ke Dili.

"Ini menujukkan RI ingin menjaga hubungan baik dua negara," tandas SBY. (lh/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads