Berbagi Virus Flu Burung, AS Tunggu Sikap WHO

Berbagi Virus Flu Burung, AS Tunggu Sikap WHO

- detikNews
Jumat, 18 Apr 2008 17:38 WIB
Jakarta - Menkes Siti Fadillah Supari menginginkan pengiriman sampel virus flu burung dilakukan berdasarkan Mutual Transfer Agreement (MTA). Pemerintah AS menunggu sikap WHO.

"Pemerintah AS menanti kelanjutan negosiasi di bawah kerangka WHO tahun ini," kata Wakil Atase Pers Kedubes AS Tristam Perry dalam surat elektronik kepada detikcom, Jumat (18/4/2008).

Berdasarkan MTA, jika virus akan digunakan untuk keperluan komersial seperti pembuatan vaksin, negara pengirim harus ikut dilibatkan. Jika virus akan digunakan untuk pengembangan senjata biologis, negara pemilik virus punya hak veto untuk menolak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kedua pihak (AS-Indonesia) belum mencapai kesepakatan khusus termasuk MTA dan situasi kondisi untuk berbagi sampel," katanya.

Perry menuturkan, Menkes AS Mike Leavitt sudah bertemu Presiden SBY minggu lalu. AS menghormati kebijakan Indonesia yang meminta berbagi virus flu burung.

"AS mendukung usaha WHO untuk meningkatkan ketersediaan vaksin menghindari hambatan dalam berbagi virus influenza," lanjutnya. (fay/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads