Daripada Undang Pertanyaan, Hentikan Saja Kerja Sama Namru!

Daripada Undang Pertanyaan, Hentikan Saja Kerja Sama Namru!

- detikNews
Jumat, 18 Apr 2008 16:25 WIB
Jakarta - Keberadaan Naval Medical Research Unit (Namru) 2 di Indonesia sejak 1970 mengundang pertanyaan. Daripada banyak ketidakjelasan, kerjasama dengan laboratorium peneliti virus milik Angkatan Laut AS itu diminta dihentikan.

"Namru itu memang mengundang pertanyaan. DPR sudah menanyakan pada pemerintah tapi belum diberikan penjelasan yang bisa dipahami," ujar anggota Komisi I DPR yang membidangi pertahanan Yuddy Chrisnandi dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (18/4/2008).

Pada rapat kerja dengan Badan Intelijen Negara (BIN) beberapa waktu lalu, aktivitas Namru juga tidak bisa disampaikan dengan terang. Yang jelas, laboratorium itu meneliti berbagai jenis virus penyakit. Beberapa RS di Indonesia juga mengirimkan sampel virus ke lab tersebut untuk diteliti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kontrak kerja sama Namru dengan Indonesia berakhir pada akhir Desember 2005. Namun Namru masih saja berada di Indonesia dan melakukan penelitian. Mereka beralasan, penelitian dilakukan pada sisa sampel virus yang dipunyai.

Yuddy menilai, kerjasama dengan Namru tidak jelas manfaatnya, kontroversial dan tidak transparan. "Makanya dihentikan saja," cetus politisi Golkar ini.

Meskipun Indonesia telah mengirimkan draf nota kesepahaman ke AS terkait perpanjangan kerjasama, menurut Yuddy, bisa saja upaya itu dihentikan. Apalagi, MoU itu sudah 6 bulan ngendon di Negeri Paman Sam.

"Kalau MoU kan bisa saja dibatalkan. Apalagi akses kita juga terbatas untuk ke sana (Namru)," tandas Yuddy.
(nvt/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini