"Biarkan Pak Jusuf Kalla menyelesaikan tugasnya sampai 2010. Usul Munaslub itu menjerumuskan Golkar, bahkan bisa menghancurkan karena ini menjelang Pemilu 2009," ujar mantan kader Golkar Ginandjar Kartasasmita di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/4/2008).
Menurut pria berkacamata ini, pertarungan dalam Pemilu 2009 sangat kompleks. Karena itu harus dipersiapkan dengan baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau Munaslub itu kan tidak hanya mengganti ketua umum tapi jajaran DPP juga harus diganti. Padahal waktu pemilu tinggal sedikit, itu akan menjerumuskan nanti," jelas eks Wakil Ketua MPR dari FPG ini.
Ginandjar meminta, ketidakpuasan dalam kepemimpinan Jusuf Kalla selama memegang kendali Golkar harus dilakukan secara konstitusional yaitu menunggu Munas 2010. Ini sangat penting untuk menjaga keutuhan partai beringin.
"Ya kalau memang ada ketidakpuasan nanti dievaluasi dalam Munas. Tidak dalam Munaslub," kata dia.
Ginandjar melanjutkan, kekalahan Golkar dalam pilkada tidak semata-semata dipersalahkan kepada Jusuf Kalla, karena kebijakan DPP bersifat kolektif.
"Pak Jusuf Kalla itu pekerja keras. Dedikasinya kepada Golkar itu sangat besar, tidak bisa dipersalahkan pada Pak Jusuf saja. Kekalahan itu karena tidak mengikuti sistem yang dibuat sendiri," pungkas dia.
(nik/nrl)











































