Serunya Tawar Menawar di Filipin

Laporan dari Malaysia

Serunya Tawar Menawar di Filipin

- detikNews
Jumat, 18 Apr 2008 09:06 WIB
Serunya Tawar Menawar di Filipin
Kinabalu - Matahari baru saja terbenam, namun inilah waktu yang tepat untuk menjelajahi Kota Kinabalu. Sambil menyaksikan matahari terbenam di Laut Cina Selatan, menikmati makan malam dengan menu seafood di sepanjang pantai di seberang kawasan Lorong Api Centre adalah pilihan paling maknyus.

Usai makan malam, silahkan shopping sampai bangkrut. Berbelanja di seputaran Centre Point, mallnya Kinabalu yang menyediakan aneka barang bermerk, atau memilih mengunjungi Pasar Malam.

Nah, detikcom memilih yang kedua. Tak sampai 5 menit berjalan kaki dari kawasan Lorong Api Centre, sampailah di pasar tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasar malam ini mirip Pasar Tanah Abang di Jakarta. Namun yang menarik, mayoritas pedagang di sini adalah warga muslim Filipina yang sudah belasan tahun menetap di Sabah. Mereka mengungsi akibat kondisi politik yang bergejolak di negerinya. Karena itu pasar ini suka disebut Pasar Filipin.

Perhiasan dari mutiara banyak dijajakan disini. Harganya bervariasi mulai dari 5 Ringgit malaysia (RM) hingga ratusan RM. Tergantung kualitasnya. jangan lupa, keahlian anda menawar di sini sangat dibutuhkan. Pedagang di sini cukup ramah, jangan ragu untuk menawar.

"Boy, belilah bros ini, 25 ringgit saja," tawar seorang pedagang mutiara, Afifah (34) pada detikcom yang sempat mengunjungi pasar malam pada Selasa 15/4/2008.

"Tak ada wang, makcik, kurang sikitlah," jawab detikcom, mencoba menawar.

Akhirnya tercapai kesepakatan 15 RM untuk sebuah bros dan 8 RM untuk sebuah gelang mutiara. Cukup murah kan? detikcom juga sempat membeli sebuah syal yang ditenun dengan motif ala borneo, harganya? Cuma 13 RM!

Usai berbelanja saatnya menikmati segelas teh tarik hangat di kedai-kedai makanan di dekat pasar malam. Benar-benar malam yang tak terlupakan.

(rdf/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads