"Kami sebagai penanggung jawab memohon maaf," kata Pemimpin Redaksi Bulletin 9949 Sardan Marbun dalam rilis kepada detikcom, Kamis (17/4/2008).
Menurut Sardan, bulletin ini adalah respons atas berbagai pengaduan masyarakat kepada Presiden SBY. Di dalamnya memang ada rubrik Warung Kopi yang memuat karikatur.
"Tidak ada niat atau pun maksud untuk menyinggung maupun menyindir seseorang atau pihak tertentu," jelas Sardan.
Karikatur bulletin edisi terbaru itu memuat karikatur menyerupai Mega berkostum nenek sihir dan naik sapu terbang serta Wiranto yang berpakaian compang-camping. PDIP memprotes karikatur itu sedangkan Wiranto menanggapi santai. (fay/nrl)











































