"Sampai hari ini Pak Yusuf masih mengontrol penuh partai. Isu tersebut tendensius, utopis, dan mengada-ada. Seperti mimpi di siang bolong," ujar Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/4/2008).
Menurut Priyo, komunikasi JK dengan pengurus DPD masih sangat baik. Karena itu, kekalahan-kekalahan Golkar dalam Pilkada tidak bisa diarahkan kepada ketua umum karena pilkada sifatnya lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo menuturkan, sampai saat ini dirinya tidak pernah mendengar usulan dari DPD untuk menggelar Munaslub. Namun demikian kekalahan Golkar di basis sendiri akan menjadi bahan evaluasi serius untuk persiapan Pemilu 2009.
"Sampai hari ini saya tidak mendengar ada usulan itu. Isu ini akan semakin membuat kita solid," tandas Priyo.
Jago-jago Golkar sudah tiga kali kalah dalam pilkada di basis partai berlambang beringin itu. Ketiga pilkada itu yakni Pilkada Sulsel, Jabar dan Sumut. (nik/fay)











































