"Pada masa lalu, jenderal sangat gampang dapat tempat di dunia politik. Tapi rupanya sekarang tak segampang dulu bila melihat mereka yang kalah di pilkada. Sekarang rakyat yang menilai," kata pengamat militer dari LIPI Jaleswari Pramodhawardani dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (17/4/2008).
Jaleswari mengatakan, sepanjang tidak menggunakan atribut militer tentu mereka dibolehkan maju dalam pemilihan. Meski berlatar belakang militer, bila mempunyai kompetensi tentunya memiliki kesempatan yang sama dengan calon sipil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Jaleswari tidak menafikkan pentingnya kepopuleran calon yang bersangkutan dan kedekatan dengan masyarakat.
"Karena sipil atau karena jenderal tidak serta merta gampang menang. Butuh perjuangan untuk menunjukkan komitmennya," tandasnya. (nvt/fay)











































