Jago Golkar Kalah Pilkada Indikasi JK Gagal

Jago Golkar Kalah Pilkada Indikasi JK Gagal

- detikNews
Kamis, 17 Apr 2008 11:53 WIB
Jakarta - Gelombang kekalahan jagoan Partai Golkar dalam Pilkada, merupakan indikasi kegagalan JK sebagai Ketum DPP. Fakta paling ironis kekalahan tersebut justru terjadi di daerah kantong pendukung Partai Golkar.

Resah melihat kondisi demikian, Ketua Kaukus Muda Partai Golkar, Kamrussamad, mendorong jajaran DPD tingkat I dan II melakukan evaluasi atas kepemimpinan Kalla 4 tahun terakhir. Langkah ini demi kesiapan menghadapi Pemilu 2009.

"Kekalahan ini menunjukkan JK gagal konsolidasikan kekuatan Partai Golkar sebagai parpol terbesar. Para ketua DPD I dan II se-Indonesia harus segera mengambil inisiatif penyelamatan partai," ujar dia, Kamis (17/4/2008), di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dorongan evaluasi kepemimpinan JK sengaja ditujukan pada jajaran DPD, karena pihak DPP di pusat tidak mungkin melakukan hal tersebut. Meski selama ini DPP selalu menyatakan perlu ada evaluasi atas kekalahan jagoan Partai Golkar, penekanannya pada kinerja mesin partai terdepan di lapangan.

Lebih lanjut Kamrus menyatakan, bila kelak dalam rapat evaluasi DPD se-Indonesia muncul aspirasi menggelar munaslub, hendaknya gerakan tersebut tidak dihalangi. Sebab di dalam AD/ART Partai Golkar menyebutkan munaslub dapat digelar bila dihadiri 2/3 DPD I dan II se-Indonesia.

"Kalau dalam evakuasi itu hasilnya JK dianggap gagal, bisa saja direkomendasikan dilakukan munaslub. Tidak ada salahnya jika itu langkah terbaik selamatkan partai," ujar mantan Wasekjen DPP AMPI ini

(lh/fay)


Berita Terkait