"Di Jabar dua calon lain masih rezim Orba, sementara Dede Yusuf merupakan figur kaum muda. Jadi ini tidak semata-mata karena PKS," ujar dosen Fisipol UGM Arie Sudjito kepada detikcom, Kamis (17/4/2008).
Namun demikian, menurut Arie, PKS selama ini telah memiliki terobosan-terobosan baru yang akhirnya menghasilkan jago-jagonya banyak memenangi pilkada di berbagai daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan ini juga membuat partai berasaskan Islam ini 'pede' mampu meraih 20 persen suara dalam Pemilu 2009. Namun ke-pede-an ini cenderung sebatas klaim yang belum bisa dipertanggungjawabkan.
"Setiap partai cenderung untuk mengklaim seperti itu. Apakah klaim itu punya dasar sosiologis dan politis yang kuat, silakan tanya kepada rakyat. Tapi kalau tanya ke partai pasti dijawab iya," kata Arie.
Arie menambahkan, partai-partai yang berasaskan ideologi tertentu tidak memberikan perubahan yang signifikan ketika mereka memimpin.
"Ketika mereka berkuasa seringkali tidak menunjukkan bukti keideologiannya itu. Faktanya selama ini banyak terjadi seperti itu," pungkasnya. (anw/nrl)











































