"Untuk 2009, militer nggak ada gunanya. Mereka nggak usah nyaloninlah," kata pengamat militer Kusnanto Anggoro kepada detikcom, Kamis (17/4/2008).
Menurut Kusnanto, para jenderal ini sudah tidak bisa lagi memanfaatkan birokrasi untuk menggalang dukungan. Rentang generasi juga sudah mulai jauh untuk memanfaatkan jejaring militer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kusnanto menjelaskan, yang lupa diperhatikan para calon berlatar militer adalah jejak rekam mereka di militer diingat baik-baik oleh rakyat. Baik menjadi incumbent atau penantang baru, masyarakat melihat citra mereka semasa aktif di militer.
"Orang sudah tahu track record-nya," pungkas Kusnanto. (fay/nrl)











































