"Pada Pilpres 2004 ada jenderal yang menang dan ada juga jenderal yang kalah. Ada yang posisi 1, ada yang 3, dan ada yang 5. Tersebar. Tapi itu bukan variabel," kata Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (17/4/2008).
Purnawirawan jenderal yang kemungkinan melaju di Pilpres 2009 adalah Wiranto, SBY, dan Sutiyoso. Tingkat pengenalan figur dan simpati publik terhadap sosok yang akan dimajukan merupakan jurus untuk berlaga di Pilpres 2009.
"Tingkat pengenalan Wiranto cukup tinggi yakni 80 persen. Dengan waktu yang tersisa bisa sama dengan SBY. SBY ada di tingkat pengenalan 90 persen, sejajar dengan Megawati, Gus Dur, dan Amien Rais," tutur Qodari.
Ditambahkan dia, tingkat pengenalan Wiranto cukup tinggi lantaran dia pernah pula mencalonkan diri pada Pilpres 2009. Namun Qodari berpendapat, yang perlu dilakukan Wiranto adalah meraup simpati publik.
Bagaimana dengan Sutiyoso? "Sutiyoso masih punya pekerjaan rumah (PR). Meski dia telah memimpin Jakarta yang otomatis mendapat liputan lebih luas namun pengenalannya belum mencapai tingkat yang setara dengan Mega maupun Gus Dur, misalnya," terang Qodari.
Pria berkacamata ini menggarisbawahi, dikotomi sipil dan militer tidak terlalu tajam dalam pemilihan kepala daerah dan kepala pemerintahan. Karena itu, semua orang yang akan maju dalam pemilihan harus berlomba-lomba memperkenalkan diri dan mendapat simpati publik. (nvt/nrl)











































