BMG menyatakan, hujan yang terjadi di Jabodetabek 2 hari terakhir ini cenderung bersifat lokal di bagian barat.
"Wilayah Jabodetabek tidak mungkin sama karakter hujannya," kata Kepala Bidang Informasi Meteorologi BMG Ahmad Zakir kepada detikcom, Kamis (17/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BMG, imbuh dia, memang memperkirakan bulan April ini masih musim hujan. Kalau hujan, aliran Sungai Cisadane ini mempengaruhi Jabodetabek bagian barat seperti Tangerang, Serpong, termasuk Pesanggrahan.
"Termasuk yang Pesanggrahan kemarin. Makanya Kampung Melayu kan nggak apa-apa," kata Zakir.
Hujan lokal di wilayah barat Jabodetabek dalam 1 sampai 2 hari ini, titik-titik hujan lokal cukup merata.
Sedangkan Jabodetabek wilayah timur seperti Bekasi, dipengaruhi aliran Sungai Cikeas dan Cileungsi dari Gunung Putri, Bogor. Timur Jabodetabek ini, lanjutnya mengalami hujan juga tapi tidak berhari-hari.
Hujan di wilayah timur, titik-titik hujan lokalnya tidak merata.
"Kalau di timur temporary, kadang-kadang, hanya spot-spot lokal saja, tidak merata," ujar dia.
Zakir juga menambahkan banjir yang terjadi di sepanjang daerah aliran sungai juga terjadi karena pengelolaan lingkungan yang buruk. (nwk/nrl)










































