Kedua orang itu adalah Ragna Schmidt-Haupt and Amiram Roth-Deblon. Kedua aktivis Generasi Sepeda itu memilih perjalanan berbahaya ini sebagai contoh inovatif dan realistis mencegah perubahan iklim.
"Benua Afrika adalah kawasan yang paling terpengaruh perubahan iklim, dan tentu Afrika adalah yang juga harus bertanggung jawab," kata Ragna Schmidt-Haupt, seperti disampaikan dalam pers rilis The World Future Council ke redaksi detikcom, Rabu (16/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjalanan Ragna dan Amiram direncanakan berlangsung selama 12 bulan, melewati setidaknya 12 negara di sebelah timur dan selatan Afrika. Sebelum memulai perjalanan, kedua anak muda nekat itu akan berbicara dalam sebuah workshop pemuda di Addis-Abeba mengenai perubahan iklim.
Ragna dan Amiram memfokuskan topik tur mereka pada energi, kendaraan dan ekologi terbarukan berdasarkan pengalaman mereka selama hidup dengan bersepeda. Melewati Gunung Kilimanjaro dan Gurun Namibia, Ragna dan Amiram akan berbicara mengenai lingkungan yang lebih baik di masa depan.
Selamat berjuang untuk lingkungan! (aba/mar)











































