Hal itu diungkapkan Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman, saat memberikan sambutan saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Riset dan Teknologi di Hotel Swarna Dwipa, Jalan Tasik, Palembang, Rabu (16/04/2008).
Kusmayanto menambahkan, guna meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di tingkat international, khususnya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, paradigma pembangunan Indonesia ke depan harus tersistem, tidak lagi parsial dan sektoral.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka, kata Kusmayanto, diharapkan sekitar 450 peserta kegiatan tersebut dapat menghasilkan konsep yang beranjak dari permikiran tersebut. Sehingga hal itu dapat dijadikan program pembangunan pemerintah ke depan.
Kegiatan yang berlangsung hingga Kamis (17/04/2008) sore besok itu, dihadiri 450 peserta dari pejabat pemerintah, aktivis LSM, akademisi, peneliti, dan kalangan pengusaha.
Para peserta ini, selain berdebat panjang soal Iptek juga akan melakukan kunjungan ke kawasan Agro Industri di Palembang, dan menikmati keindahan Sungai Musi.
"Kami juga mengucapkan terimakasih kepada gubernur Sumsel yang telah memfasilitasi kegiatan ini," kata Sekretaris Menteri Negara Riset dan Teknologi Dr. Benyamin Lakitan, selaku panitia pelaksana.
(tw/djo)










































