Tak jauh dari mereka, berdiri seseorang yang tengah menyanyi, "Mafia Senayan bikin UUD, ujung-ujungnya duit."
Itulah gambar poster berukuran besar yang sengaja dipasang di dinding rumah Slank, Gang Potlot III No 14, Kalibata, Jakarta, Rabu (16/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 12.15 WIB, Antasari menandatangani poster Slank bertuliskan 'Berantas korupsi'. Poster lain dengan gambar sama ditandatangani pula oleh seluruh personel Slank.
Usai penandatanganan dilakukan, Antasari menyalami para personel Slank. Mereka pun saling tukar poster. Antasari juga mengucapakan terimakasih kepada Slank karena telah mendukung KPK dalam memberantas korupsi.
"Slank saat ini telah berbuat baik dalam rangka melawan korupsi. Meski hanya dalam bentuk pamflet tapi semoga dapat menggerakkan teman-teman semua untuk memberantas korupsi," kata Antasari.
"Apakah siap menyanyikan lagu antikorupsi kalau diundang Slank manggung?" tanya wartawan.
"Siap," jawab Antasari lantang.
Slank pun mengaku sangat bangga bisa menjadi ikut ambil bagian dalam kampanye pemberantasan korupsi. "Apa pun namanya, korupsi merupakan pengkhianat bangsa. Kalau terkait kasus hukumnya tanya KPK, saya nggak tahu hukum soalnya," kata salah satu personel Slank, Bimbim. (nvt/nrl)











































