PPP: Eiffel PSK Atau Bukan, Perlu Reka Ulang

PPP: Eiffel PSK Atau Bukan, Perlu Reka Ulang

- detikNews
Rabu, 16 Apr 2008 10:16 WIB
Jakarta - Simpang siurnya fakta dan opini kasus Al Amin Nasution telah mempengaruhi citra PPP menjelang Pemilu 2009. Maka itu, PPP mendesak KPK mengklarifikasi melalui reka ulang (rekonstruksi), termasuk memperjelas kebenaran isu perempuan Eiffel adalah PSK.

"Ada beberapa hal yang kita lihat janggal, antara fakta yang kita dapat dan opini yang berkembang. Biar proporsional, perlu rekonstruksi ulang kejadian sebenarnya," ungkap Sekjen PPP Irgan Chairulmahfiz kepada detikcom, Rabu (16/4/2008)

PPP melihat, tempat kejadian kasus Al Amin itu belum jelas, sehingga belum diketahui kebenaran apakah suami pedangdut Kristina itu benar tertangkap tangan bersama Sekda Bintan Azirwan. "Ada yang bilang di kafe, kamar, basement, ini kan tidak jelas," imbuh Irgan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, reka ulang juga perlu untuk memperjelas kebenaran perempuan yang disebut Eiffel itu adalah PSK. PPP memiliki versi sendiri mengenai status dan keberadaan perempuan muda itu.

"Kemudian perempuan yang disebut PSK, itu pacar teman Amin yang bernama Arya Perdana," lanjut Irgan.

PPP meminta masyarakat memahami kedatangan 3 anggota DPR, yakni Ketua FPPP Lukman Hakim Saefuddin, dan 2 anggota FPPP Maiyasyak Johan dan Usamah Al Hadad, yang Selasa kemarin menemui pimpinan KPK. Mereka datang hanya untuk meminta KPK mengklarifikasi kejadian sebenarnya yang bisa dilakukan melalui reka ulang.

"Asas praduga tak bersalah tetap harus dipakai. Kalau memang (Amin) salah, silakan diproses. Pemberantasan korupsi silakan. Jangan buru-buru bilang kita (PPP) kebakaran jenggot," pungkas Irgan. (aba/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads