Rewel Minta Jajan Rp 1.000, Maarif Tega Tembak Anaknya

Rewel Minta Jajan Rp 1.000, Maarif Tega Tembak Anaknya

- detikNews
Rabu, 16 Apr 2008 02:34 WIB
Surabaya - Maarif (30) tega menembak anaknya sendiri Aditya Yoga Pratama (5) gara-gara uang jajan Rp 1.000. Aditya pun harus meregang nyawa akibat timah panas yang menembus dadanya.

"Diduga kuat, si bocah sengaja ditembak karena sebelumnya si anak rewel minta uang jajan Rp 1.000 ke bapaknya," kata Kanit Reskrim Polsek Porong Aiptu Suhadak di kamar mayat RS dr Sutomo, Jl Prof Dr Moestopo, Surabaya, Rabu (16/4/2008).

Berdasarkan pengakuan Maarif yang kini berstatus tersangka, pada Selasa 15 April sekitar pukul 18.00 WIB, dirinya tiba di rumahnya, Dusun Kebon Agung RT 19 RW 04 Porong, setelah nembak burung bersama rekannya. Saat itu, Aditya rewel karena meminta uang jajan Rp 1.000 ke ayahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tersangka, lanjut Suhadak, mengaku tidak menembak anaknya, karena senapan angin yang baru digunakan sedang digeletakkan. Namun, kondisi senapan dalam keadaan terkokang.

"Dia mengaku saat itu tidak memperdulikan anaknya dan sedang memperbaiki lampu di ruang tamu. Dan tiba-tiba terdengar suara letusan," jelas Suhadak.

Namun, polisi tidak mengamini begitu saja pengakuan Maarif ini. Karena kondisi keluarga Maarif dan Luciana (27) saat itu juga tengah bermasalah setelah Maarif dipecat sejak 6 bulan lalu.

"Kalau tidak disengaja, kecil kemungkinan pelurunya kena dada si anak," tutur Suhadak.

Aditya pun langsung dilarikan ke RS Bayangkara. Aditya pun menghembuskan nafas terakhirnya saat perjalanan ke RS Bayangkara.

Saat ini, korban sedang diotopsi di kamar mayat RSU rd Sutomo. Rencanaya, Aditya akan langsung dibawa pulang untuk langsung dimakamkan.

Sedangkan nasib Maarif saat ini masih berurusan dengan pihak berwajib. Sementara Luciana menunggu di rumahnya dan mengalami syok.
(ary/fiq)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini