"Kemarin secara resmi saya sudah mendaftarkan diri di KPUD sebagai calon gubernur, dengan didukung 6 partai. Kesuksesan pasangan Hade di Jabar cukup memberikan semangat dan inspirasi kami di Pilkada NTT," kata Benny di DPR, Senayan, Jakarta (15/4/2008)
Pria yang menjabat sebagai anggota Komisi III DPR ini menyebut 6 partai yang sudah menyatakan dukungan kepadanya. Yaitu Partai Demokrat, PKB, PPP, PPDI, PPDK, dan PPD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keduanya berharap dapat meraup suara mayoritas pemilih di NTT. Alasannya, Kabupaten Manggarai merupakan basis pendukung Benny. Selain itu, pasangan ini mengandalkan Kabupaten Timor Tengah Selatan sebagai penyumbang suara terbesar.
"Di sana daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Pulau Timor. Diharapkan dengan komposisi ini kami dapat merepresentasikan dua wilayah tersebut," jelas Benny.
Kenapa memilih meninggalkan kursi legislatif?
"Karena selama ini perjuangan di DPR tidak maksimal. Hanya menggantungkan perubahan dengan ngomong. Padahal tidak bisa hanya dengan ngomong, perlu aksi. Saat inilah kami datang untuk menang," ujarnya.
Benny mengaku tidak ambil pusing dengan calon lain yang didukung oleh parpol besar.
"Sekarang yg dilihat masyarakat adalah figur, tidak lagi semata-mata parpol. Dengan new hope dan new leader kami mengajak masyarakat NTT untuk bangkit bersama Berkat (Benny dan Kase)," ujarnya mantap.
(fiq/fay)











































