Usai bertemu dengan pimpinan KPK, Ketua FPPP Lukman Hakim Saifuddin mengatakan kedatangan mereka bukan mengatasnamakan komisi, tetapi untuk kepentingan partai.
"Maksud dan tujuan kita, Pak Maiyasyak Johan sebagai ketua tim advokasi PPP, ingin mendapatkan klarifikasi hal ihwal Al Amin," kata Lukman.
Menurut dia, telah terjadi kesimpangsiutran luar biasa tentang informasi status Al Amin. Oleh karena itu ia datang ke KPK untuk mencari tahu yang sebenarnya.
Ada 2 hal yang diklarifikasi FPPP tentang Al Amin yaitu, tempat penangkapan Al Amin dan wanita misterius bernama Eiffel .
"Pertama locus delicti, tempat penangkapan. Dari KPK penangkapan terjadi di basement, bukan di kamar," tutur Lukman.
Soal perempuan, imbuhnya, KPK membantah bahwa perempuan itu adalah pekerja seks komersial (PSK).
"Tidak benar perempuan itu PSK. Dia teman dari teman Saudara Al Amin," pungkas Lukman. (nwk/asy)











































