"Itu paradigma lama, ibu tiri kejam. Tapi itu kembali ke individu masing-masing. Ada yang suka dengan anak-anak dan ada yang tidak suka anak-anak. Saya alhamdulillah termasuk suka sama anak-anak," kata dr Diana kepada detikcom di kediamannya, Jl Kemang Selatan, Jakarta Selatan, Selasa (15/4/2008).
Menurut wanita berjilbab ini dirinya sudah bertemu dengan keempat anak Hidayat. Begitu pula dengan putra semata wayangnya, Nizar (14), yang telah bertemu dengan Hidayat. "Setelah bertemu, kami membawa anak-anak dan anak-anak ikut mendukung," ujar dia.
Diana mengatakan anaknya dan Hidayat memerlukan figur ibu dan ayah dalam pertumbuhan mereka. Apalagi kelimanya sedang berkembang.
"Mereka membutuhkan figur ibu dan kasih sayang ibu. Insya Allah saya bisa memberikan itu. Begitu pula dengan anak saya yang membutuhkan kasih sayang ayah. Pak Hidayat insya Allah bisa," ujar dia.
Wanita berkulit putih ini menjelaskan, dia dengan Hidayat mempunyai visi yang sama dalam membesarkan anak-anak agar menjadi anak yang saleh dan salehah.
"Anak-anak kami itu dibesarkan dalam kondisi sibuk. Kami punya manajemen yang berorientasi pada kualitas bukan kuantitas," tutup dokter umum ini. (mly/nrl)











































