"Jadi ternyata yang miring itu ATM-nya dan sayap bagian selatan," kata Kepala Dinas P2B Hari Sasongko saat dihubungi wartawan, Selasa (15/4/2008).
Hari mengatakan, fondasi bangunan tambahan memang dangkal. Tanahnya yang berupa endapan juga labil. "Jadi kalau tanah turun, bangunan ikut turun," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu bagaimana respons pengelola gedung itu? "Pengelola gedung akan memindahkan ATM ke dalam mal. Dan kita akan pasang alat untuk mengetahui seberapa turun tanah di lokasi itu. Nanti tindakannya baru bisa dilakukan setelah alat itu dipasang," papar Hari. (ken/aba)










































