Tindak kriminal tersebut dilakukan Hariyanto pada Selasa (15/4/2008), dini hari. Dia menggasak dua buah laptop milik dosen dan tujuh handpone mahasiswa UIN Ambon. Puluhan minuman kaleng di kantin kampus itu juga menjadi sasaran.
Kasus pencurian ini baru diketahui N Dzuronoin, pengelola kantin sekaligus istri salah satu dosen UIN Ambon, pada pukul 09.00 WIT. Dia kaget saat mendapatkan kantinnya dalam kondisi berantakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendapat bukti ini, tanpa ragu-ragu Dzuronoin dan warga lainnya langsung mendobrak pintus kos Hariyanto. Hariyanto yang sedang tidur pulas kaget dan tidak bisa mengelak lagi saat sejumlah warga membekuknya.
Peristiwa penggerebekan ini menarik perhatian sejumlah mahasiswa UIN yang akan kuliah. Mereka kemudian beramai-ramai menghajar Hariyanto hingga babak belur. Beruntung tak lama kemudian petugas dari Polsek Sirimau dan Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease tiba di lokasi kejadian. Hariyanto kemudian diamankan ke Pos Menwa untuk menghindari amuk massa.
Sehari-hari, Hariyanto berprofesi sebagai tukang ojek. Namun demikian, pria ini disebutkan mempunyai 4 orang istri. Istri terakhirnya mahasiswa Tarbiyah UIN Ambon. Sedangkan istri ketiganya alumnus IAIN Ambon.
(han/djo)











































