Kabar terakhir, kubu Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menggugat Gus Dur dengan gugatan immateriil senilai Rp 99 miliar. Namun tak lama angka fantastis itu turun menjadi Rp 9. Kenapa harus menggunakan angka serba sembilan?
"Warga Nahdliyin sangat familiar dengan angka sembilan," ujar Wakil Sekjen DPP PKB Helmy Faishal Zaini saat ditanya kenapa harus menggunakan angka sembilan dalam melayangkan gugatan kepada Gus Dur di sebuah restoran di kawasan Pasar Festival, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Senin, 14 April malam kemarin.
Memang, selama ini angka sembilan menjadi hal yang tidak asing di tubuh NU. Di lambang NU terdapat bintang sembilan. Lima bintang terdapat di atas bola dunia, yang menggambarkan Nabi Muhammad beserta empat sahabatnya, Abu Bakar, Umar, Usman, dan Ali.
Sementara empat bintang di bawah bola dunia menggambarkan empat madzhab yang diikuti oleh umat Islam di dunia, Syafi'i, Hambali, Maliki, dan Hanafi. Jika sembilan bintang tersebut digabungkan, melambangkan walisongo (wali sembilan), penyebar agama Islam di Pulau Jawa.
Angka Rp 99 miliar apakah hanya kebetulan? Mungkin saja tidak. Sebab, di lambang NU, juga terdapat bola dunia yang dikelilingi oleh tali yang jumlah lilitannya mencapai 99. Kubu Cak Imin hanya tersenyum saat ditanya adakah kaitannya angka tersebut dengan lambang NU.
Arti 99 di lilitan lambang NU menggambarkan jumlah asma'ul husna (sifat-sifat baik yang dimiliki Allah). Seperti Ar Rahman, Ar Rahim, Al Malik, dan sebagainya. (anw/nvt)











































