"Keberatan terhadap hubungan sesama jenis yang selama ini terjadi adalah keberatan personal," ujar Uskup Phillip Aspinall, seperti yang diberitakan the Daily Telegraph dan dikutip news.com.au, Selasa (15/4/2008).
Komentar Phillip tersebut keluar setelah sebuah sekolah elit di Brisbane, Australia melarang siswanya membawa teman sejenis yang spesial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyikapi masalah ini, kepala sekolah, Jonathan Hensman mengatakan, tak seorang pun boleh melakukan ini. Menurutnya, jika tetap ada siswa yang melakukannya, mereka akan diserahkan ke dewan sekolah.
Sementara, presiden dewan sekolah Dr Aspinal mengatakan, pihak sekolah mempunyai hak untuk melarang perbuatan menyimpang yang dilakukan oleh para siswanya.
"Sekolah mempunyai hak kepada para siswa untuk mengatur hubungan normal antara siswa dan siswi. Sekolah juga memberi kesempatan kepada mereka untuk melakukan interaksi, bukan dengan sesama jenis," kata Aspinal. (anw/nvt)











































