SBY Desak Penuntasan MTA Flu Burung

SBY Desak Penuntasan MTA Flu Burung

- detikNews
Senin, 14 Apr 2008 15:00 WIB
Jakarta - Presiden SBY mendesak sesegera mungkin perundingan MTA untuk virus sharing dapat dituntaskan. Terutama, klausul tentang kompensasi yang pantas bagi negara pengirim sample virus flu burung.

Demikian papar Menko Kesra Aburizal Bakrie usai mendampingi Presiden SBY menerima Menkes dan Kesra AS Michael O Leavitt, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (14/4/2008).

"Isu belum terselesaikan tinggal 20 persen. Kita sepakat melanjutkan perundingan sehingga semua isu terselesaikan. Presiden SBY ingin sesegera mungkin," ujar Ical.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesuai amanah UU Kesehatan, pihak RI memperjuangkan agar negara pengirim sample flu burung ke WHO untuk keperluan riset mendapatkan perlakuan yang adil. Yakni kemudahan mandapatkan vaksin dan serum anti flu burung yang dihasilkan dari sample yang mereka kirim.

"Negara pengirim sample virus harus mendapatkan benefit yang pantas, setara dengan keuntungan yang diterima negara pembuat vaksin. Ini yang belum tercapai komitmen," kata Menkes Siti Fadilah Supari.

Menkes dan Kesra AS, Michael O Leavitt, menyatakan AS sangat serius membantu Indonesia menangani flu burung. Pihaknya juga berpendapat bahwa memang harus ada komitmen internasional mengenai protokol virus sharing yang lebih transparan.

"Pemahaman dua negara makin baik. Mengenai virus sharing, kita perlu yang lebih transparan. Seluruh dunia harus bekerjasama," ujar Leavitt. (lh/mly)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads