Bagi Slankers, Pulau Biru adalah tempat yang aman, nyaman, damai, dan sentosa. Jangan bayangkan Pulau Biru berbentuk sebuah pulau beneran. Pulau Biru sebenarnya adalah nama perusahaan manajemen SLANK yang beralamat di Jalan Potlot 3 No. 14, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Di situlah SLANK bermarkas dan para Slankers nongkrong.
Bila datang ke Pulau Biru, memang dengan cepat akan merasa betah. Di sini, tersebar bale-bale yang digunakan bagi Slankers untuk sekadar nongkrong ataupun curhat. Nah bila sudah buntu dengan masalahnya, para Slankers pun bisa langsung bertemu Bunda Iffet dan personel SLANK sendiri. Pasalnya Bunda Iffet dan SLANK selalu menggelar open house bagi penggemar SLANK. Tapi acara itu dilakukan di luar jam sekolah. Sebab ABG yang masih berseragam dilarang untuk nongkrong di Pulau Biru.
Peran bunda Iffet memang sangat besar bagi para Slankers. Mereka menganggap ibunda Bimbim, drummer SLANK sebagai ibu para Slankers. Kasih sayang Bunda Iffet terhadap Slankers diwujudkan dengan mengangktifkan telepon genggamnya selama 24 jam untuk para Slankers. Tak jarang telepon genggam itu berdering tengah malam karena ada Slankers yang ingin curhat.
Di Pulau Biru inilah, Afif pun bertemu Bunda Iffet. Kepada Bunda Iffet, Slankers asal Pemalang itu pun curhat soal masalahnya. Bunda Iffet lantas memberikan pekerjaan Afif sebagai penjaga di warung SLANK yang menjual aneka ragam merchandise SLANK.
SLANK berdiri sejak 26 Desember 1983. Hingga kini, SLANK boleh dibilang merupakan salah satu grup musik yang paling banyak penggemarnya. Komunitas pencinta SLANK yang dikenal dengan sebutan Slankers terorganisir dengan baik. Kemana pun SLANK manggung, para Slankers ikut berdatangan menyaksikan grup band ini berlaga.
Berawal dari surat menyurat antarseluruh penggemar ke manajemen SLANK, akhirnya pada tahun 1992 terbentuk sebuah wadah untuk menampung aspirasi dari fans berat SLANK di tiap daerah dengan nama SLANK Fans Club (SFC). Nama ini kemudian akrab disebut Slankers. Komunitas ini bisa terbentuk karena adanya persamaan antar sesama penggemar SLANK yang ingin mengenal lebih dalam band idolanya tersebut.
Menginjak usia yang ke 24, jumlah penggemarnya mengalamai peningkatan. "Saat ini anggota SLANK Fans Club yang resmi terdaftar sekitar 65.000 orang dengan markas fans club yang tersebar di 72 kota di seluruh Indonesia," kata Denny AR Manager Director PT Pulau Biru kepada detikcom.
SLANK bisa dibilang punya seabreg ide untuk menjaga penggemarnya. Misalnya dengan membuat koran khusus yang berisi berita seputar kegiatan SLANK. Koran yang bermoto Polos dan Apa Adanya ini bahkan sudah didistribusikan hingga ke luar Jawa dengan harga yang terjangkau.
Anggota SLANKer sekarang tidak hanya dari kalangan anak muda yang berpenampilan urakan dan apa adanya. Banyak eksekutif muda dan kalangan artis yang kini menjadi anggota Slankers. Prilaku para Slankers pun pelan-pelan berubah. "Image urakan dan tukang rusuh sudah tidak berlaku lagi bagi para Slankers sejak personil SLANK sudah berhenti dan sembuh dari ketergantungan narkoba " tegas Denny.
Rupanya aktivitas SLANK tak sekadar mencari profit dan mempertahankan penggemar semata. Berbagai kegiatan sosial sosial juga sering dilakukan SLANK. Misalnya, membantu korban bencana alam, memberikan penyuluhan kepada korban pengguna narkoba, dan sekarang giat mengkampanyekan antikorupsi kepada anggota Slankers.
Hal inilah yang membuat para SLANKer kerasan mengidolakan SLANK. Tapi untuk jadi anggotanya tidak sembarangan. Menurut Denny, ada persyaratan tertentu bagi Slankers yang ingin membuka SFC, di antaranya minimal memiliki 100 anggota, punya markas, dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
Selain itu anggota Slankers juga harus mempunyai kenalan dengan radio setempat. "Tujuannya jika mempunyai kenalan radio bisa digunakan untuk membantu rilis dari album terbaru SLANK," ujar Denny.
Dengan anggota dan simpatisan yang cukup banyak, Slankers yang menjadi simbol dunia anak muda dan sempat menjadi incaran partai politik. Menjelang pilpres 2004, markas SLANK sempat kedatangan salah satu calon presiden. (ron/ddg)











































