Orang kampung seperti Pak Sanen, pemilik 20 ekor kambing dan 10 ekor kerbau, ini tak terlalu mengenal pasangan lain seperti Agum Gumelar atau Danny Setiawan. Yang lebih dia kenal adalah bintang iklan Bodrex, obat sakit kepala, Dede Yusuf.
Warga asli kampung yang dulu menjadi lokasi hutan karet itu juga tak terlalu mengenal partai politik (parpol) lebih mendalam. Dia hanya kenal nama parpol, tapi tidak tahu siapa pemimpinnya. Karena itu, pengetahuan tentang siapa calon gubernur dan wakil gubernur dan dari parpol mana mereka, kadang-kadang kurang pas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekilas memang tidak salah. Tapi kurang tepat. Malah Pak Sanen tidak tahu bila Dede Yusuf adalah politisi PAN. Tapi, karena dalam Pilkada Jabar PKS dan PAN berkoalisi, ya sudahlah pengetahuan Pak Sanen bahwa Dede Yusuf adalah politisi PKS, tidaklah mengapa.
Mansyur, pemuda asal kampung yang sama, juga menyatakan hal senada dengan Pak Sanen. "Yang saya kenal Dede Yusuf, karena dia sering terlihat di TV sebagai bintang iklan Bodrex. Saya tidak kenal Heryawan," kata Mansyur.
Tapi kenal kan dengan Danny Setiawan? Masnyur mengaku tidak mengenal, meski Danny Setiawan adalah gubernur Jabar. Wajar, sebenarnya bagi Mansyur. Dia hidup di pinggiran Jabar, sehingga terkadang tidak terlalu mengetahui siapa gubernurnya. Dia malah lebih mengenal Sutiyoso, mantan gubernur DKI Jakarta.
Mansyur mengaku, dari obrolan-obrolan, orang-orang di kampungnya memang lebih banyak memilih nomor 3 dalam Pilkada kemarin. Bukan karena ingin mencoblos PKS atau PAN, tapi lebih karena figur Dede Yusuf yang terkenal sebagai bintang iklan Bodrex. Alasan memilih calon gubernur yang dilakukan warga kampung seperti Mansyur bukan hal yang aneh, karena memang sosialisasi mengenai Pilkada Jabar sebelumnya sangat minim.
PAN boleh berbangga dengan kemenangan Dede Yusuf, dan telah merayakan kemenangannya. Tapi, bagi orang kampung, kontribusi PAN dalam kemenangan pasangan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf (Hade) memang tidak terasa. Sebab,mereka lebih mengenal Dede Yusuf sebagai bintang iklan Bodrex, dibanding politisi PAN.
Harus diakui Bodrex menjadi rahasia paling ampuh bagi kemenangan pasangan Hade di kampung-kampung. Mesin politik PKS di kampung-kampung juga diakui ada, meski tak signifikan. "Dulu kampung sini, banyak merah dan kuning, sekarang banyak PKS-nya," kata Pak Sanen.
Ingin membaca berita mengenai perkembangan Pilkada Jabar? Silakan klik detikbandung: www.detikbandung.com. (asy/nrl)











































