Sopir dan kenek omprengan yang tergabung dalam Komunitas Pengemudi Angkutan Kota (KOMPAK) dari wilayah Tangerang akan mengadakan aksi di gedung DPR, Senayan.
"Kita minta kejelasan status dari pemerintah. Setelah 30 tahun beroperasi, setelah ini kita mau tidak ada demo-demoan lagi," ujar pimpinan aksi Komunitas Pengemudi Angkutan Kota (Kompak) Fahrulrazi ketika dihubungi detikcom, Senin (14/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, omprengan di Tangerang sudah 30 tahun melayani masyarakat 24 jam tiap harinya. Menanggapi demo yang sering diadakan angkutan pelat kuning, Fahrul mengatakan omprengan tidak bisa dijadikan kambing hitam.
"Sebelum ada angkot, omprengan ada lebih dulu. Kalau mereka bilang pendapatan turun, masih banyak faktor lain, seperti banyak pabrik yang bangkrut, pegawai pabrik berkurang. Motor juga tambah banyak," kata dia.
Hingga pukul 08.30 WIB, rombongan demo yang dipimpin Fahrul baru sampai Batu Ceper dengan tujuan akhir gedung rakyat di Senayan. TMC Ditlantas Polda Metro Jaya memperkirakan demo ini diikuti 500 orang yang membawa 300 unit kendaraannya. (nwk/nrl)











































