Walau hanya dihibur oleh 'artis' lokal dari Tarakan, Kalimantan. Sejenak mereka bisa bergoyang dan melupakan beban pekerjaan yang menghimpit. Lagu-lagu yang khas di telinga mereka macam Kucing Garong, SMS, Ini Rindu, Si Burung Camar dan yang lainnya membuat mereka serasa berada di kampung halamannya.
Semakin seru saat para TKI tersebut mengeluarkan sejumlah uang untuk saweran. Uniknya mereka ada juga yang 'menyawer' dalam rupiah, jumlahnya lumayan besar, Rp. 50.000. Hujan deras tidak menghentikan goyangan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dihibur oleh goyangan pedangdut, para TKI juga sempat bersendau gurau dengan kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat yang malam itu 'ngotot' ingin melihat langsung keadaan para TKI di lapangan, walau harus diguyur hujan deras.
"Saya minta adik-adik di sini menjaga diri dan mengikuti aturan hukum, Ya?" pesan Jumhur pada para TKI, yang diikuti anggukan para TKI. (rdf/gah)











































