Kubu Muhaimin Tidak Menggubris Dipecat Kubu Yenni

Kubu Muhaimin Tidak Menggubris Dipecat Kubu Yenni

- detikNews
Minggu, 13 Apr 2008 17:13 WIB
Jakarta - Konflik PKB terus berlanjut dengan saling pecat. Kubu Yenni telah memecat 7 orang yang dianggap pendukung setia Muhaimin. Namun pemecatan itu dinilai tidak sah.

"Pemecatan itu tidak memenuhi syarat. Jadi cacat Hukum alias tidak sah, Jadi kami tidak terpengaruh," kata ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding pada detikcom, Minggu (13/4/2008).

Menurut mantan ketua DPW PKB Jateng ini, aksi pemecatan yang dilakukan oleh kubu Yenni akan membuat konstituen PKB lari. Alasannya perjuangan demokrasi yang disampaikan hanya berhenti pada slogan semata.

"Seseorang dipecat itu harus diberi peringatan, tabayyun dulu. Masak hanya berbeda pendapat dipecat. Ini menunjukkan tidak demokratis, tidak mampu mengelola partai," kata Karding.

Angota DPRD Jateng ini meminta semua pihak tidak mengangap pemecatan oleh kubunya Yenni karena pemecatan itu tidak ditandatangani Ketua Umum Muhaimin Iskandar.

"Pemecatan itu hanya ditanda tangani plt. Ini pelanggaran karena tidak ditandatangani ketum. Jadi Pemecatan itu tidak bermakna apa-apa. Kita tetap jalan terus," pungkas karding.

Setelah memgeluarkan surat pemberhentian Muhaimin, Kubu Yenni kembali merilis pemecatan 4 orang dari keanggoptaan PKB. mereka antara lain Niam Salim, Abdul Kadir Kardiing, Helmy Faisal Zaini, dan Bahrudin Nasori. (ary/nrl)


Berita Terkait