Dalam acara bertajuk Forum Silaturahmi Ulama PPP Se-Jawa dan Sumatera ini, mereka meminta pemerintah SBY-JK lebih serius dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih.
Pemerintah harus berani menindak pejabat yang terbukti melakukan pelanggaran seperti KKN, suap, korupsi, yang merugikan keuangan negara.
Sikap ini dibacakan oleh Wakil Sekjen DPP PPP Zainus Tauhid dalam Penutupan Silaturahmi Ulama dan Perayaan HUT Ponpes Assidiqiyah ke-23. Hadir dalam acara ini Ketua MPP PPP Bachtiar Chamsyah, Rhoma Irama, Zainuddin MZ, dan ulama lainnya.
Forum Ulama juga juga mengecam film Fitna yang dinilai melecehkan agama Islam. Mereka juga meminta pemerintah Belanda serius menindak oknum yang menyalahgunakan kebebasan guna menjaga hubungan baik antarnegara dan kerukunan beragama.
Pemimpin Ponpes Assidiqiyah Nur Iskandar QS menyatakan, pertemuan tersebut bertujuan sebagai konsolidasi kekuatan ulama dan pesantren untuk mengurai kemiskinan.
"Karena selain fungsi-fungsi sosial dan dakwah, Islam juga mengajarkan untuk meningkatkan kesejahteraan melalui lembaga-lembaga seperti pesantren," ujarnya.
"Pesantren harus menjadi pusat pemberantasan kemiskinan karena Nabi pun mengajarkan demikian," demikian Nur Iskandar.
Acara ini membuat Jl Panjang sedikit tersendat karena dipenuhi kendaraan parkir dan massa yang hilir mudik. (yid/nrl)











































