FPDIP Hanya Terima Hadiah Makanan dan Kerajinan Daerah

FPDIP Hanya Terima Hadiah Makanan dan Kerajinan Daerah

- detikNews
Minggu, 13 Apr 2008 10:35 WIB
Jakarta - Tak hanya FPKS yang mengaku mengembalikan uang gratifikasi (hadiah kepada penyelenggara negara). FPDIP pun juga mengaku melakukan hal yang sama. FPDIP mau menerima jika pemberian Pemda itu berupa barang kerajinan dan makanan khas.

"Dalam kunker (kunjungan kerja) DPR ke daerah kadang ada juga yang mencoba memberi, tetapi kami tolak. Namun jika pemberian itu berupa oleh-oleh makanan khas atau kain batik misalnya, kami terima secara terbuka," kata ketua FPDI Tjahjo Kumolo kepada detikcom, Minggu (13/4/2008).

Menurut dia, sikap PDIP yang mau menerima oleh-oleh atau barang kerajinan tersebut, dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap produk daerah. Karena itu PDI tidak memepersoalkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu kan sekadar buah tangan. Jadi ya, kita apresiasi. Namun demikian, PDIP secara tegas menyatakan menolak semua pemberian yang dianggarkan APBN maupun APBD," ujar Tjahjo.

Sayangnya, PDIP belum merilis berapa angka yang sudah dikembalikan. "Kalau pakai uang APBN atau APBD baik dari Pemda atau BUMN ya kami tolak. Angkanya belum kita kumpulkan," pungkas dia.

Pada Jumat lalu, FPKS mengumumkan bahwa sejak 2005, pihaknya mengembalikan 'amplop' yang besarnya hingga Rp 1,9 miliar ke KPK. (nwk/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads