Demikian diungkapkan seorang pejabat partai koalisi berkuasa Barisan Nasional seperti dilansir kantor berita resmi Malaysia, Bernama, Sabtu (12/4/2008).
Menurut pejabat yang minta dirahasiakan identitasnya itu, Badawi menyadari adanya berbagai seruan agar dirinya mundur menyusul buruknya perolehan suara koalisi berkuasa dalam pemilu bulan Maret lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbicara kepada wartawan usai pertemuan itu, Badawi mengakui adanya desakan sejumlah pejabat partai United Malays National Organization (UMNO) agar dirinya mengundurkan diri.
"Saya rasa sayalah alasan buruknya suara bagi koalisi berkuasa dan saya merasa bertanggung jawab untuk melakukan apa yang terbaik guna memperbaiki pemerintahan," ujar Badawi.
Menteri Urusan Konsumen Malaysia Shahrir Samad mengatakan, detail mengenai bagaimana dan kapan Badawi akan menyerahkan kekuasannya akan diputuskan setelah UMNO mengadakan kongres tahunannya pada Desember mendatang.
Pekan lalu, Badawi (68) yang mulai memimpin negeri jiran itu pada Oktober 2003 lalu, telah menyebutkan nama Najib Razak sebagai kemungkinan pengganti dirinya. (ita/ita)











































