"Ini bisa menjadi bahan evaluasi menarik, sehingga saya kira keduanya harus membuktikan makna perkataan yang benar jangan hanya omong doang (omdo) saja," kata Kepala Divisi Korupsi Politik ICW Fahmi Badoh saat berbincang di Jakarta, Sabtu (12/4/2008).
Fahmi menjelaskan bahwa Amien mestinya membeberkan bukti yang menjadi indikator dasar omongannya. Sedang Hatta harus menunjukan fakta kalau pemerintah itu anti korupsi.
"Dalam teori politik, kekuasaan memang lebih memiliki kesempatan untuk korupsi. Jadi mestinya jangan asal tuding atau asal berkelit, mesti dibuktikan kepada masyarakat," jelas Fahmi.
Tapi memang bila melihat struktur kekuasaan, Fahmi melihat korupsi justru bukan sering terjadi di istana, tetapi malah rawan di lingkungan departemen dan BUMN.
"Karena di lingkungan itu, menjadi wilayah pemetaan partai politik," tandasnya. (ndr/)











































