PNI yang dipimpin Agus Supartono, yang juga merupakan anak kandung tokoh PNI Supeni ini, telah mengambil formulis pendaftaran di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (11/4/2008) siang.
"Partai kami tidak sendiri, tapi gabungan dari dua partai, mungkin akan menjadi tiga partai yang bergabung. Jadi, kita ini bukan PNI Marhaenisme," kata Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada tahun 2000, PNI memelopori penyatuan partai yang se-asas, maka kita awali dengan penyatuan PNI dan PNI Bung Karno (BK). Dalam waktu dekat jadi tiga partai, kita lolos karena PNI sudah ada di 26 DPD (Dewan Pimpinan Daerah) kalau gabung dengan PNI BK akan jadi 27, kepengurusan lebih banyak," jelasnya. (zal/ndr)











































