Depkominfo Inspeksi, Astro Harap Segera Bisa Siaran Lagi

Depkominfo Inspeksi, Astro Harap Segera Bisa Siaran Lagi

- detikNews
Jumat, 11 Apr 2008 21:03 WIB
Jakarta - Hingga malam ini TV berbayar Astro masih belum siaran lagi. Sampai pukul 20.40 WIB, Tim Depkominfo masih melakukan inspeksi ke markas Astro. PT Direct Vision selaku pengelola Astro berharap Depkominfo segera mengizinkan Astro siaran lagi.

Siaran Astro dihentikan mulai pukul 10.00 WIB, Jumat (11/4/2008). PT Direct Vision menghentikan siaran Astro atas permintaan Depkominfo karena akan dilakukan inspeksi terkait Uji Laik Operasi (ULO). Astro telah mengumumkan penghentian siaran ini di sejumlah media massa.

Menurut Direktur Komunikasi PT Direct Vision, Halim, tim Depkominfo baru datang ke kantor Astro, Gedung Citra Graha, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, sekitar pukul 16.30 WIB untuk melakukan inspeksi. Padahal, pihak Astro sudah menghentikan siarannya sejak pukul 10.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampai sekarang, tim masih melakukan inspeksi. Tidak tahu sampai jam berapa selesainya," kata Halim saat dihubungi detikcom pukul 20.40 WIB. Menurut dia, inspeksi ini terkait ULO yang dipermasalahkan oleh Depkominfo.

Sebelumnya, Depkominfo memperingatkan empat hal kepada Astro terkait dengan izin siarannya. Dalam surat tertanggal 8 April 2008, Menkominfo Mohammad Nuh meminta Astro menindaklanjuti empat hal tersebut:
1. Memenuhi pembayaran tunggakan Biaya Hak Penggunaan (BHP) Frekuensi
2. Membuat kontrak kerja sama antara PT Direct Vision dengan PT Broadband Multimedia dalam hal penggunaan satelit Measat dalam penyelenggaraan jasa televisi berlangganan
3. Menyelesaikan ULO terhadap relokasi, perubahan dan penambahan kapasitas serta perangkat, melalui proses permohonan pengajuan ULO
4. Melaporkan kepada menteri secara resmi atas perubahan domisili perusahaan.

Terhadap empat hal ini, menurut Halim, Astro sudah melakukan semua hal, kecuali ULO. "Semua sudah kita selesaikan, kecuali ULO. Tim Depkominfo masih melakukan inspeksi," ujar dia.

Perubahan domisili sudah disampaikan ke Menkominfo. "Dulu kita pakai alamat di Karawaci. Sekarang sudah kita sampaikan perubahan domisili kantor Astro di Gedung Citra Graha," kata dia.

Pembuatan kontrak kerjasama dengan PT Broaband Multimedia juga sudah diselesaikan. Pembayaran tunggakan BHP yang sebesar Rp 191.390.285Β  juga sudah dilakukan pada hari ini pukul 09.06 WIB. "Tinggal ULO saja. Kami harap begitu selesai inspeksi, Depkominfo sudah memberi izin kami untuk siaran lagi," ujar dia. (asy/ndr)


Berita Terkait