Insiden berdarah ini terjadi di rumah milik Ade Lisa yang beralamat di Perumahan Bona Indah A1 Nomor 27, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Jumat (11/4/2008).
Rumah mewah itu dikunjungi 'tamu tak diundang' pukul 01.00 WIB. Seorang perampok masuk dengan melompat pagar belakang rumah. Dia lalu memanjat pohon dan masuk ke lantai 3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembantu asal Pati, Jawa Tengah, ini sempat turun ke lantai 2 untuk memberitahukan sang majikan. Perampok lalu kabur dan tidak membawa satu pun barang curian. Perampok kabur lewat ladang singkong di belakang rumah korban.
"Saya tiba-tiba terbangun ada suara nggedor-nggedor. Saya buka tiba-tiba Siti jatuh dan darahnya banyak sekali yang keluar. Saya lalu panggil ambulans," kata Ade Lisa, pemilik beberapa butik, di TKP.
Ade Lisa lalu membawa Siti ke RS Pondok Indah. Sayangnya nyawa pembantu yang baru bekerja 1 bulan ini tidak tertolong. Siti yang mengeluarkan banyak darah ini menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan ke rumah sakit.
Jenazah Siti kemudian dibawa ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan, untuk divisum. Kasus pembunuhan ini kini ditangani Polsek Cilandak. (aan/nrl)











































