"Mengenaskan, sebab tangkap-menangkap sudah beberapa kali terjadi, tapi kenapa tidak ada kewaspadaan di kalangan politisi bahwa mereka terus dipantau oleh KPK," ujar pengamat politik Universitas Paramadina, Jakarta, Yudi Latief kepada detikcom, Jumat (11/4/2008).
Yudi menuturkan, kesadaran para anggota dewan sebagai wakil rakyat dipertanyakan. Rakyat menghendaki korupsi diberantas, namun anggota dewan seolah bergiliran melakukan korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Artinya penghayatan anggota DPR sebagai penyalur aspirasi publik tidak terinternalisasi dengan baik," ujar Yudi. (irw/fay)










































