"Ini menjadi pukulan telak bagi teman-teman muda di Dewan. Karena seharusnya kita menunjukkan prestasi yang berbeda dengan kaum tua yang kita reformasi dulu. Ke depan jangan sampai dicederai lagi," ujar anggota Komisi III DPR dari FPAN Sahrin Hamid kepada detikcom, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/4/2008).
Sahrin yang juga menjabat Ketua DPP KNPI bidang politik ini mengatakan, KPK seharusnya tidak berhenti pada Al Amin saja dalam menyelidiki kasus ini. Karena, kemungkinan banyak pihak lain yang terlibat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara anggota Badan Kehormatan (BK) DPR dari FPKS Anshori Siregar mengatakan tertangkapnya Al Amin adalah catatan buruk pada DPR, yang seharusnya menjaga etika dan moral.
Dia menuntut institusinya agar cepat mengusut kasus Al Amin ini dengan serius.
"Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Apalagi beliau adalah wakil rakyat. BK harus menyelidiki kasus ini dengan serius," tandas dia. (nwk/nrl)











































