Ini merupakan pembatalan terbesar yang dilakukan maskapai-maskapai AS belakangan ini karena masalah kabel. Para pejabat American Airlines mengatakan, maskapai terbesar AS itu merupakan korban dari pemeriksaan keamanan yang tiba-tiba diperketat oleh regulator federal.
American Airlines memperkirakan, lebih dari 100 ribu orang telah melakukan booking penerbangan yang dibatalkan itu. Akibatnya, banyak orang yang harus terburu-buru memesan penerbangan baru dan terpaksa menginap di hotel-hotel.
American Airlines mengoperasikan sekitar 2.200 penerbangan setiap harinya. Hampir separuh dari pembatalan itu dikonsentrasikan di dua bandara, yakni di Dallas dan Chicago. Demikian seperti dilansir News.com.au, Kamis (10/4/2008).
Pembatalan ini bermula dari perintah Badan Aviasi Federal (FAA) pada September 2006 untuk seluruh maskapai mengenai tumpukan kabel dalam sistem tenaga cadangan untuk pompa bahan bakar di pesawat-pesawat jenis MD-80. Semua maskapai diberi waktu hingga Maret lalu untuk memperbaiki masalah kabel yang menumpuk itu.
FAA mengkhawatirkan, tumpukan kabel bisa menimbulkan arus pendek atau bahkan kebakaran. Meski sejauh ini belum ada insiden serius yang diakibatkan masalah kabel itu.
Menurut pejabat-pejabat American Airlines, mereka telah membereskan masalah kabel itu bulan lalu. Namun pekan ini, para pemeriksa FAA menemukan masalah itu kembali di lebih dari selusin pesawat. Karenanya, American Airlines tak punya pilihan lain kecuali menghentikan operasi seluruh 300 pesawat jenis MD-80 yang dimiliki maskapai itu guna memperbaiki masalah kabel tadi. (ita/nrl)











































